Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Mei 2017

Sekaya Apapun Orang Tua, Melatih Anak Bekerja Mandiri Adalah Keputusan Tepat

Putra Jokowi, Wirausahawan Muda
Saya pernah di undang makan 🍴 malam oleh direktur BUMN China di bidang financial. Ketika hidangan tersedia lengkap di atas meja. Seorang wanita dengan pakaian blazer yang nampak manager restoran itu menyalami kami satu persatu. Setelah ramah tamah sebentar wanita itu mempersilahkan kami makan. Direktur BUMN itu memperkenalkan wanita itu sebagai putri pertamanya.

Saya terkejut bagaimana mungkin seorang direktur BUMN China dengan asset lebih dari Rp 300 triliun membiarkan anaknya bekerja di restoran di hotel bintang 3. "Dia sekarang sedang belajar untuk memahami bagaimana management restoran dengan baik. Setelah itu saya berharap dia punya ide untuk mengelola sendiri restoran. Usianya masih muda dan dia punya waktu untuk belajar dan berkembang ."

" Mengapa harus berkerja di restoran kecil ini?" Tanya saya.

"Di sinilah dia harus belajar. Di restoran kecil ini dia melayani konsumen beragam dan dia harus menerima upah rendah. Ini diperlukan passion dan dedikasi yang luar biasa untuk bekalnya kelak bila ingin mendirikan usaha"

"Bukankah kamu bisa memberikan bantuan modal dan apa saja agar dia mendapatkan karir atau bisnis yang lebih baik?"

"Dia harus lepas dari takdir saya. Dia harus melewati takdirnya sendiri dan mendapatkan pembelajaran dari rasa sakit, kecewa dan kegagalan, yang semua itu harus dia lalui agar dia menemukan potensinya untuk lebik baik dari saya."

Ini pembelajaran mahal dan seakan saya menemukan pembenaran sikap saya ketika membiarkan putra saya untuk memulai bisnis dari usaha kaki lima, tinggal di rumah ukuran 16 meter. Kadang hati saya menjerit melihat dia harus menderita tapi saya kuatkan hati saya untuk hanya menjadi penonton takdirnya sambil berdoa, tentu doa saya untuk buah hati saya yang menjadi amanah Alllah. Apa yang terjadi? hanya dua tahun setelah itu dia berkembang. Kini dia sudah punya empat outlet di mall. Dia masih punya banyak impian dan passion untuk terus berkembang tanpa ragu tanpa tergatung dengan saya. Andaikan dia bisnis dari fasiitas saya dia tidak akan menjadi apa apa kecuali menjadi follower saya.

Sikap Jokowi yang membiarkan kedua putranya berwiraswasta dengan usaha skala UKM adalah sangat bijak agar kedua putranya dapat menjadi dirinya sendiri melewati takdirnya dan menemukan potensinya sendiri, tanpa bayang bayang ayahnya. Bersikap seperti ini tidak mudah.

Saya bisa merasakannya. Apalagi ketika kita mampu berbuat lebih agar anak kita mendapatkan kemudahan. Namun kita harus tegar agar anak bisa melewati takdir seperti ulat yang harus berjuang dalam kelelahan dan derita untuk bisa keluar dari kepompong menemui takdirnya menjadi kupu2 yang indah, terbang menebarkan kebaikan.....

Yang sangat menyedihkan adalah ketika orang tua terlalu mencintai anaknya sehingga selalu dijaga sampai mati, sehingga anaknya mati rasa dan tidak punya malu terhadap umurnya ketika dia mengelola usaha dari keringat ayahnya atau mendapat posisi karena nama besar ayahnya. Saya rasa orang tua seperti ini lupa bahwa anak bukanlah miliknya tapi milik Tuhan, dan dia sebetulnya tidak pernah mencintai anaknya tapi mencintai dirinya sendiri, yang ingin anaknya menjadi apa yang dia mau tapi bukan seperti Tuhan mau.

Oleh : Junet Lee

Selasa, 16 Mei 2017

Berapakah Kisaran Modal Untuk Memulai Usaha Budidaya Lele Modern?

Berapakah modal awal untuk memulai usaha budidaya lele? Berikut beberapa informasi berharga yang dinukil dari status FB Bapak ASEP BURHANUDIN, layak untuk dijadikan rujukan. 

Budidaya Lele Modern

"BUDI DAYA LELE MODERN"
  1. Modal awal Rp. 6,5 jt, untuk pembuatan kolam dari besi wermes, terpal, pipanisasi, airator, pupuk, benih dan pakan ikan
  2. Panen dalam 2,5 bulan, menghasilkan sekitar 500kg harga jual dikolam Rp. 17rb/kg. Jadi 500kg X 17rb = Rp. 8.500.000, lalu 8.500.000 - 6.500.000 (modal) dapat keuntungan Rp. 2.000.000
  3. Penggemukan selanjutnya Rp. 3jt untuk beli benih lele 5rb ekor pupuk dan pakan. Panen menghasilkan Rp. 8.500.000. Lantas, 8.500.000 - 3.000.000 = 5.500.000. Dibagi dalam 2 Bulan = 2.750.000 per bulan. Penghasilan perkolam perbulan Rp. 2.750.000. "BAGAIMANA KALO PUNYA 10 KOLAM???"
  4. Bagi yg tidak punya lahan bisa dititip di HOLLYWOOD FARM. (karangtengah Cianjur Jawa barat). Dengan sistem sewa Rp. 15rb perkolam perhari, untuk sewa lahan dan perawatan kolam selama 75 hari. Ketika panen maka bagi hasil adalah 60% untuk investor dan 40% untuk yang punya lahan. Ini biaya yg sangat efisien dibandingkan kalo membeli lahan dan merawat sendiri.
  5. Club prioritas yang punya 10 kolam lebih akan menjadi anggota "club prioritas" dengan fasilitas pembelian hasil panen dan konsultasi langsung secara gratis. 

"INFO SELANJUTNYA HUBUNGI : DR. H. ASEP BURHANUDIN Wa: 08161350041 "